Associe

Table of Contents
Artikel Terbaru

Follow Associe

Cara Membuat PT Perorangan dengan Mudah dan Cepat

Anda memiliki usaha mikro atau kecil yang ingin memiliki badan hukum? Anda ingin mendirikan perseroan terbatas (PT) tetapi tidak memiliki mitra atau modal yang cukup? Jika ya, maka Anda perlu mengetahui tentang PT Perorangan. PT Perorangan adalah jenis PT baru yang diperkenalkan oleh Undang-Undang Cipta Kerja yang memberikan kemudahan dan keuntungan bagi pelaku usaha mikro dan kecil. Artikel ini akan menjelaskan apa itu PT Perorangan, dasar hukumnya, unsur-unsurnya, prosedur pendiriannya, dan manfaatnya bagi usaha Anda.

Table of Contents

Apa Itu PT Perorangan?

PT Perorangan adalah perseroan terbatas yang didirikan oleh satu orang saja sebagai pemegang saham sekaligus direktur. PT Perorangan hanya dapat didirikan oleh warga negara Indonesia yang memenuhi kriteria usaha mikro dan kecil. Usaha mikro adalah usaha yang memiliki modal usaha paling banyak Rp1 miliar (tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha) atau memiliki hasil penjualan tahunan paling banyak Rp2 miliar. Usaha kecil adalah usaha yang memiliki modal usaha lebih dari Rp1 miliar sampai dengan paling banyak Rp5 miliar (tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha) atau memiliki hasil penjualan tahunan lebih dari Rp2 miliar sampai dengan paling banyak Rp15 miliar.

PT Perorangan berbeda dengan PT biasa yang merupakan persekutuan modal, yaitu badan hukum yang didirikan oleh dua orang atau lebih berdasarkan perjanjian, melakukan kegiatan usaha dengan modal dasar yang seluruhnya terbagi dalam saham. PT biasa membutuhkan akta notaris, komisaris, rapat umum pemegang saham, dan pengumuman dalam Berita Negara. Sedangkan PT Perorangan tidak membutuhkan hal-hal tersebut. PT Perorangan hanya membutuhkan surat pernyataan pendirian yang berbahasa Indonesia dan disampaikan secara elektronik kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Dasar Hukum PT Perorangan

Dasar hukum PT Perorangan adalah Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UU Cipta Kerja) yang mengubah beberapa ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (UU PT). UU Cipta Kerja mengubah definisi PT menjadi badan hukum yang merupakan persekutuan modal atau badan hukum perorangan yang memenuhi kriteria usaha mikro dan kecil. UU Cipta Kerja juga mengatur bahwa PT yang memenuhi kriteria usaha mikro dan kecil dapat didirikan oleh satu orang dengan menggunakan surat pernyataan pendirian.

Selain UU Cipta Kerja, ada beberapa peraturan turunan yang mengatur tentang PT Perorangan, yaitu:

  • Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2021 tentang Modal Dasar Perseroan Serta Pendaftaran Pendirian, Perubahan, dan Pembubaran Perseroan yang Memenuhi Kriteria untuk Usaha Mikro dan Kecil (PP 8/2021) yang mengatur tentang modal dasar, penyetoran modal, pendaftaran pendirian, perubahan, dan pembubaran PT Perorangan.
  • Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan, Pelindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (PP 7/2021) yang mengatur tentang kriteria usaha mikro, kecil, dan menengah serta fasilitas dan perlindungan bagi pelaku usaha tersebut.
  • Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 21 Tahun 2021 tentang Syarat dan Tata Cara Pendaftaran Pendirian, Perubahan, dan Pembubaran Badan Hukum Perseroan Terbatas (Permenkumham 21/2021) yang mengatur tentang syarat dan tata cara pendaftaran pendirian, perubahan, dan pembubaran PT Perorangan secara elektronik.

Unsur PT Perorangan

UMKM PT Perorangan
sumber: Wikimedia Commos

PT Perorangan memiliki dua unsur utama, yaitu:

  • Perorangan

Merupakan orang yang mendirikan PT Perorangan sebagai pemegang saham sekaligus direktur. Perorangan harus memenuhi syarat sebagai berikut:

  • Warga negara Indonesia
  • Berusia minimal 17 tahun
  • Hanya dapat mendirikan satu PT Perorangan dalam satu tahun
  • Usaha Mikro dan Kecil

Usaha yang memiliki modal usaha atau hasil penjualan tahunan sesuai dengan kriteria yang ditetapkan dalam PP 7/2021. Usaha mikro dan kecil harus memenuhi syarat sebagai berikut:

  • Memiliki modal usaha paling banyak Rp5 miliar (tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha)
  • Memiliki hasil penjualan tahunan paling banyak Rp15 miliar
  • Melakukan kegiatan usaha yang tidak bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan

Prosedur Pendirian PT Perorangan

Pendirian PT Perorangan dapat dilakukan secara online melalui aplikasi pendaftaran perseroan perorangan yang dapat diakses melalui laman https://ptp.ahu.go.id/.

Berikut adalah langkah-langkah pendirian PT Perorangan:

Persyaratan Pendirian PT Perorangan

Sebelum melakukan pendaftaran, Anda harus mempersiapkan beberapa persyaratan berikut:

  • Nama PT Perorangan yang belum dipakai oleh badan hukum lain dan tidak bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan
  • Kode kegiatan usaha berdasarkan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2020
  • Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) pendiri PT Perorangan
  • Surat pernyataan pendirian PT Perorangan yang berisi maksud dan tujuan, kegiatan usaha, modal dasar, dan keterangan lain berkaitan dengan pendirian PT Perorangan
  • Bukti penyetoran modal dasar yang sah ke rekening bank atas nama PT Perorangan

Proses Pendirian PT Perorangan

Setelah mempersiapkan persyaratan, Anda dapat melakukan proses pendaftaran sebagai berikut:

  • Membuat akun pada aplikasi pendaftaran perseroan perorangan dengan mengisi formulir registrasi yang berisi NIK, NPWP, nama lengkap, email, dan tanggal lahir
  • Mengaktifkan akun dengan mengklik link aktivasi yang dikirimkan ke email
  • Login ke akun dengan menggunakan NIK dan password
  • Mengisi formulir pendaftaran pendirian PT Perorangan dengan mengisi data-data seperti nama PT Perorangan, kode kegiatan usaha, modal dasar, alamat kantor, nomor telepon, email, dan lain-lain
  • Mengunggah dokumen-dokumen pendukung seperti surat pernyataan pendirian PT Perorangan dan bukti penyetoran modal dasar
  • Membayar biaya pendaftaran sebesar Rp50.000 melalui bank atau channel pembayaran lainnya
  • Mengunggah bukti pembayaran biaya pendaftaran
  • Menunggu validasi dokumen oleh Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia selama maksimal 5 hari kerja
  • Menerima sertifikat pendirian PT Perorangan yang dikirimkan melalui email atau dapat diunduh melalui aplikasi pendaftaran perseroan perorangan

Dokumen untuk PT Perorangan

Setelah berhasil melakukan pendaftaran, Anda akan mendapatkan dokumen-dokumen berikut:

  • Sertifikat pendirian PT Perorangan yang berlaku sebagai akta pendirian dan bukti kepemilikan saham
  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) PT Perorangan yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan
  • Nomor Induk Berusaha (NIB) PT Perorangan yang dikeluarkan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan berlaku sebagai izin usaha, izin lokasi, dan fasilitas perpajakan

Dokumen-dokumen tersebut harus disimpan dengan baik dan ditunjukkan jika diminta oleh pihak berwenang. Dokumen-dokumen tersebut juga dapat digunakan sebagai syarat untuk mengurus perizinan lain yang berkaitan dengan usaha Anda, seperti izin edar, izin produksi, sertifikat halal, dan lain-lain.

Kesimpulan

PT Perorangan adalah perseroan terbatas yang didirikan oleh satu orang saja sebagai pemegang saham sekaligus direktur. PT Perorangan hanya dapat didirikan oleh warga negara Indonesia yang memenuhi kriteria usaha mikro dan kecil. PT Perorangan berbeda dengan PT biasa yang membutuhkan akta notaris, komisaris, rapat umum pemegang saham, dan pengumuman dalam Berita Negara. PT Perorangan hanya membutuhkan surat pernyataan pendirian yang berbahasa Indonesia dan disampaikan secara elektronik kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Mendirikan PT Perorangan memiliki banyak manfaat bagi usaha Anda, seperti memberikan status badan hukum, memudahkan akses permodalan, memperluas jangkauan pasar, meningkatkan kredibilitas usaha, dan mendapatkan fasilitas dan perlindungan dari pemerintah.

 

Jika Anda tertarik untuk mendirikan PT Perorangan untuk usaha Anda, Anda dapat menghubungi Associe sebagai konsultan legalitas usaha yang dapat membantu Anda dalam proses pendirian PT Perorangan. Associe memiliki tim profesional yang berpengalaman dan berkompeten dalam bidang hukum usaha. Associe juga memiliki jaringan kerjasama dengan instansi-instansi terkait yang dapat mempermudah proses pendirian PT Perorangan Anda. Dengan menggunakan jasa Associe, Anda tidak perlu khawatir lagi tentang legalitas usaha Anda.

Demikianlah artikel tentang cara membuat PT Perorangan dengan mudah dan cepat. Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat membantu Anda dalam mengurus PT Perorangan untuk usaha Anda. Jika Anda memiliki pertanyaan atau konsultasi lebih lanjut, silakan hubungi Associe melalui kontak kami.

Mau Mendirikan PT?

Associe bisa bantu kamu dalam mendirikan PT

Layanan Associe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *