Ringkasan Artikel: Jenis-Jenis Kontrak Bisnis
Kontrak bisnis terbagi dalam enam kategori utama berdasarkan bentuk hubungan usaha. Mulai dari kerja sama proyek, distribusi, hingga pembiayaan, masing-masing jenis kontrak memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas usaha yang aman dan sesuai hukum. Pemahaman struktur serta syarat sah kontrak membantu pelaku usaha membuat keputusan yang tepat dan meminimalkan risiko hukum.
Memahami jenis-jenis kontrak bisnis sangat penting agar Anda tidak salah langkah dalam menjalin kerja sama usaha.
Kontrak bukan sekadar dokumen, melainkan alat perlindungan hukum sekaligus pengikat komitmen antara para pihak.
Associe akan membahasnya di artikel ini.
Baca Juga: Berapa Lama Jangka Waktu Perlindungan Merek?
Apa Itu Kontrak Bisnis?
Kontrak bisnis adalah perjanjian tertulis antara dua pihak atau lebih yang menyepakati hak dan kewajiban masing-masing dalam suatu kegiatan usaha.
Dikutip dari laman Contractbook, kontrak bisnis merupakan fondasi utama dalam menjalankan usaha.
Perjanjian kontrak bisnis dapat sangat bervariasi tergantung pada industri, jenis usaha, serta kesepakatan yang diatur di dalamnya.
Dokumen ini menjadi dasar hukum apabila terjadi sengketa di kemudian hari, sehingga keberadaannya sangat penting untuk melindungi semua pihak yang terlibat.
Setiap kontrak bisnis sebaiknya disusun secara profesional, rinci, dan sesuai kebutuhan.
Tujuan Kontrak Bisnis
Kepastian Hukum
Kontrak bisnis memberikan dasar hukum yang jelas dan tertulis bagi seluruh pihak yang terlibat dalam suatu kerja sama.
Hal ini memastikan bahwa setiap tindakan atau keputusan memiliki landasan yang sah dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.
Perlindungan Kepentingan
Setiap isi dan klausul dalam kontrak disusun untuk menjaga kepentingan masing-masing pihak secara adil dan proporsional.
Dengan demikian, hak dan kewajiban para pihak dapat dijalankan tanpa saling merugikan.
Menghindari Sengketa
Perjanjian tertulis menjadi alat pencegah terjadinya konflik karena semua ketentuan telah disepakati sebelumnya.
Ini membantu meminimalkan risiko perbedaan penafsiran atau pelanggaran di kemudian hari.
Dasar Penyelesaian Masalah
Jika muncul sengketa atau ketidaksepakatan, kontrak berfungsi sebagai acuan utama dalam proses penyelesaian.
Baik melalui mekanisme hukum maupun negosiasi, isi kontrak menjadi pedoman yang mengikat bagi semua pihak.
Menjalin Kepercayaan
Kontrak menunjukkan komitmen dan keseriusan para pihak dalam menjalin hubungan kerja sama.
Adanya kesepakatan tertulis memperkuat rasa saling percaya dan memperkokoh kolaborasi jangka panjang.
Jenis-Jenis Kontrak Bisnis
Jenis-jenis kontrak bisnis dapat diklasifikasikan berdasarkan hubungan usaha yang dijalankan.
Umumnya, ada enam kelompok kontrak utama yang digunakan oleh berbagai sektor bisnis.
Kontrak Bisnis dengan Kontraktor/Mitra Bisnis
Jenis kontrak ini biasa digunakan dalam proyek pembangunan, kerja sama teknis, atau aliansi jangka panjang antar perusahaan.
- Perjanjian Pemborongan
- Engineering Procurement Construction (EPC) Contract
- Joint Operation (JO)
- Joint Venture (JV)
- Build Operate Transfer (BOT) Agreement
- Build Operate Own (BOO) Agreement
- Technical Assistance Agreement
- Collaboration Agreement
- Research, Development and Engineering Agreement
- License Agreement
Kontrak Bisnis dengan Pemasok/Supplier
Kontrak ini bertujuan mengatur pengadaan barang atau jasa yang dibutuhkan dalam operasional usaha, contohnya adalah Supply Agreement.
Kontrak Bisnis dengan Distributor
Kontrak distribusi mengatur hubungan antara pemilik produk dengan pihak yang menjual kembali ke pasar.
- Distribution Agreement
- Sales Representative Agreement
Kontrak Bisnis dengan Konsumen/Debitur
Biasanya digunakan dalam sistem penjualan dengan metode cicilan atau kredit.
- Purchase With Installment
- Hire Purchase Agreement
Kontrak Bisnis dengan Pemegang Saham
Digunakan untuk mengatur kesepakatan yang berkaitan dengan kepemilikan saham dan modal usaha.
- Shareholder Agreement
- Subordinated Loan Agreement
Kontrak Bisnis dengan Kreditur
Jenis kontrak ini berhubungan dengan pembiayaan usaha dari lembaga keuangan atau investor.
- Facility Agreement / Credit Agreement
- Syndicated Facility Agreement
- Convertible Bond Agreement
- Put Option Agreement
- Medium Term Note Agreement
Syarat Kontrak Bisnis
Agar sah secara hukum, kontrak bisnis harus memenuhi empat syarat yang diatur dalam KUH Perdata Pasal 1320:
- Terdapat kesepakatan antara para pihak tanpa adanya paksaan, penipuan, atau kekhilafan
- Para pihak yang terlibat harus cakap hukum (dewasa dan tidak dalam pengampuan)
- Objek perjanjian harus jelas dan dapat ditentukan
- Isi kontrak tidak boleh melanggar hukum, ketertiban umum, atau kesusilaan
Dasar Hukum yang Mengatur Kontrak Bisnis
Landasan hukum utama yang mengatur kontrak bisnis di Indonesia adalah Pasal 1320 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUH Perdata).
Di dalamnya dijelaskan syarat sah perjanjian serta konsekuensi hukum jika ada unsur yang dilanggar.
Dalam praktiknya, kontrak juga dapat merujuk pada peraturan sektoral atau hukum internasional jika berkaitan dengan pihak asing.
Baca Juga: TDP adalah Tanda Daftar Perusahaan, Ini Penjelasannya
FAQ Tentang “Jenis-Jenis Kontrak Bisnis”
Apa saja kategori umum kontrak bisnis?
Terdapat enam kategori utama: kontrak dengan kontraktor, pemasok, distributor, konsumen, pemegang saham, dan kreditur.
Mengapa kontrak bisnis penting untuk usaha kecil?
Kontrak memberikan perlindungan hukum dan kejelasan hak serta kewajiban dalam kerja sama bisnis, termasuk untuk UMKM.
Apakah semua kontrak harus tertulis?
Kontrak tertulis lebih kuat secara hukum. Beberapa perjanjian lisan sah, tapi sulit dibuktikan jika terjadi sengketa.
Apa bedanya kontrak Joint Venture dan Joint Operation?
Joint Venture membentuk badan usaha baru, sedangkan Joint Operation tidak membuat entitas baru dan hanya kerja sama operasional.
Bagaimana cara membuat kontrak bisnis yang sah?
Pastikan memenuhi syarat Pasal 1320 KUH Perdata, dicantumkan secara tertulis, dan ditandatangani oleh pihak terkait.
Referensi
Hukumonline. Jenis-jenis Kontrak Bisnis. hukumonline.com
Pasal 1320 KUH Perdata. scribd.com