Ringkasan Artikel: Izin Usaha Parfum
Izin usaha parfum merupakan aspek legalitas penting agar produk parfum dapat dipasarkan
secara aman dan sesuai ketentuan yang berlaku di Indonesia.
- Proses perizinan dimulai dari pembuatan NIB, penentuan KBLI, hingga notifikasi BPOM.
- Syarat izin edar meliputi dokumen produksi, kelengkapan label, dan komposisi produk.
- Kesalahan data dan ketidaksesuaian label menjadi penyebab utama penolakan izin.
Apa Itu Izin Usaha Parfum?
Usaha parfum mencakup kegiatan meracik, memproduksi, mengemas, sampai menjual produk wewangian kepada konsumen.
Kegiatannya bisa dilakukan secara rumahan, maklon, hingga produksi skala industri dengan fasilitas pabrik.
Izin usaha parfum merupakan rangkaian dokumen legal yang membuktikan bahwa kegiatan bisnis parfum terdaftar secara resmi.
Untuk parfum, KBLI yang sering digunakan berada di kelompok industri kosmetik dan perdagangan eceran kosmetik.
- KBLI 20232 – Industri Kosmetik untuk Manusia: untuk produksi atau peracikan parfum.
- KBLI 46442 – Perdagangan Besar Kosmetik: untuk kegiatan distribusi atau grosir parfum.
- KBLI 47721 – Perdagangan Eceran Kosmetik: untuk penjualan parfum langsung ke konsumen.
Jenis Izin Usaha Parfum yang Wajib Diurus
NIB OSS
Nomor Induk Berusaha diperoleh melalui sistem OSS berbasis risiko di situs resmi https://oss.go.id.
Dokumen ini menjadi identitas utama bisnis Anda di mata pemerintah. Pendaftaran bersifat daring dan tidak dipungut biaya.
NPWP Badan/Pribadi
NPWP diperlukan untuk memenuhi kewajiban perpajakan dan membuka akses ke berbagai layanan perizinan.
Usaha perseorangan dapat menggunakan NPWP pribadi, sedangkan badan usaha wajib memiliki NPWP badan.
Sertifikat Produksi Kosmetik
Sertifikat ini menunjukkan bahwa fasilitas produksi Anda layak menghasilkan produk kosmetik.
Pemeriksaan biasanya mencakup kebersihan ruangan, alur produksi, serta penyimpanan bahan baku.
BPOM Parfum
Produk parfum yang beredar wajib memiliki notifikasi kosmetik dari BPOM melalui laman https://notifkos.pom.go.id.
Proses ini menilai formula, bahan, serta label produk. Izin ini menjadi bukti bahwa parfum Anda aman digunakan sesuai standar.
Izin Usaha Perdagangan (KBLI)
Untuk parfum, kode biasanya berkaitan dengan industri kosmetik atau perdagangan eceran produk kosmetik. Pemilihan KBLI yang tepat memudahkan verifikasi perizinan berikutnya.
Cara Mengurus Izin Usaha Parfum
Daftar NIB di OSS
Buat akun di sistem OSS dengan menyiapkan KTP, NPWP, dan email aktif. Lengkapi data pelaku usaha, alamat usaha, serta skala bisnis (UMK atau non-UMK).
Setelah semua form dikirim dan disimpan, sistem akan menerbitkan NIB secara otomatis sebagai identitas legal usaha.
Tentukan KBLI Parfum
Pilih KBLI sesuai aktivitas usaha, misalnya produksi parfum (20232), distribusi atau grosir (46442), dan penjualan eceran (47721).
Pemilihan KBLI ini menjadi dasar pengurusan izin lanjutan seperti sertifikat produksi dan BPOM, sehingga kesalahan kode bisa membuat proses perizinan terhambat.
Ajukan Sertifikat Produksi
Jika memproduksi atau meracik parfum sendiri, ajukan sertifikat produksi ke dinas kesehatan atau instansi daerah setempat.
Siapkan dokumen seperti denah lokasi, alur proses produksi, daftar alat, dan foto fasilitas. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan tempat usaha memenuhi standar kebersihan dan keamanan.
Cara Daftar BPOM Parfum
Buat akun di sistem notifikasi BPOM, lalu isi data produk secara lengkap, mulai dari nama produk, bentuk sediaan, hingga kategori kosmetik.
Unggah dokumen pendukung seperti formula, spesifikasi bahan, dan data produsen.
Estimasi Biaya Mengurus Izin Usaha Parfum
Pembuatan NIB melalui OSS tidak dikenakan biaya, namun untuk sertifikat produksi kosmetik umumnya ada retribusi daerah atau biaya audit fasilitas dengan kisaran Rp1–3 juta.
Pengajuan notifikasi BPOM parfum juga memerlukan biaya administrasi sesuai ketentuan yang berlaku, biasanya berada di rentang Rp500 ribu hingga Rp2 juta per produk.
Apakah Usaha Parfum Refill Wajib Ada Legalitas?
Parfum refill tetap termasuk produk kosmetik yang digunakan langsung oleh konsumen.
Meski tidak memproduksi dari awal, penjual tetap bertanggung jawab atas keamanan produk yang dijual.
Legalitas diperlukan agar produk yang diisi ulang memiliki izin edar yang sah. Tanpa itu, risiko penarikan produk dari pasar akan selalu mengintai.
Kesalahan dalam Mengurus Izin Usaha Parfum
Banyak pelaku usaha salah memilih KBLI atau tidak menyiapkan dokumen produksi secara lengkap. Hal ini membuat permohonan tertunda hingga berbulan-bulan.
Kesalahan lain muncul pada label yang tidak sesuai standar BPOM, seperti tidak mencantumkan komposisi atau klaim berlebihan.
FAQ Tentang “Izin Usaha Parfum”
Apakah usaha rumahan wajib memiliki izin?
Ya, usaha rumahan tetap membutuhkan perizinan dasar agar produk dapat dipasarkan secara luas.
Berapa lama proses notifikasi BPOM parfum?
Rata-rata memakan waktu beberapa minggu setelah dokumen dinyatakan lengkap.
Apakah produk impor perlu didaftarkan ulang?
Produk impor wajib memiliki notifikasi BPOM sebelum diedarkan di Indonesia.
Apa yang terjadi jika tidak memiliki izin edar?
Produk berisiko ditarik dari pasaran dan usaha dapat dikenai sanksi.
Apakah satu izin bisa digunakan untuk banyak produk?
Setiap varian parfum wajib memiliki notifikasi tersendiri.
Baca Juga:
Cara dan Syarat Izin Usaha Depot Air Minum Isi Ulang (Update 2025)



