Associe

Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook

Jurnal Umum: Pengertian, Tujuan, Isi, dan Cara Membuatnya

Jurnal umum adalah salah satu istilah yang sering ditemui dalam dunia akuntansi. Jurnal umum adalah catatan transaksi keuangan yang dilakukan oleh suatu entitas bisnis dalam suatu periode tertentu. Jurnal umum merupakan dasar untuk membuat laporan keuangan, seperti neraca, laporan laba rugi, dan laporan arus kas.

Jurnal umum perlu dibuat oleh setiap entitas bisnis, baik itu perusahaan, organisasi, maupun usaha kecil menengah (UKM). Dengan membuat jurnal umum, entitas bisnis dapat melacak dan mengontrol kegiatan keuangan yang terjadi dalam bisnisnya. Selain itu, jurnal umum juga dapat membantu entitas bisnis dalam mengambil keputusan strategis, mengevaluasi kinerja, dan memenuhi kewajiban perpajakan.

Namun, bagaimana cara membuat jurnal umum yang benar dan efektif? Apa saja yang harus diperhatikan dalam membuat jurnal umum? Artikel ini akan menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan memberikan panduan lengkap tentang jurnal umum, mulai dari pengertian, tujuan, isi, hingga cara membuatnya.

Table of Contents

Apa itu Jurnal Umum?

Jurnal umum adalah catatan kronologis atau berurutan dari semua transaksi keuangan yang terjadi dalam suatu entitas bisnis selama suatu periode tertentu. Transaksi keuangan adalah setiap peristiwa yang mengubah posisi keuangan entitas bisnis, seperti penjualan, pembelian, penerimaan kas, pengeluaran kas, dll.

Jurnal umum biasanya dibuat dengan menggunakan metode pencatatan ganda (double entry bookkeeping), yaitu metode yang mengharuskan setiap transaksi dicatat pada dua akun berbeda dengan jumlah yang sama. Akun-akun tersebut disebut dengan debit dan kredit. Debit adalah akun yang menambah aset atau mengurangi kewajiban atau ekuitas. Kredit adalah akun yang mengurangi aset atau menambah kewajiban atau ekuitas.

Jurnal umum perlu dibuat oleh setiap entitas bisnis untuk mencatat transaksi keuangan secara sistematis dan akurat. Jurnal umum juga merupakan sumber informasi untuk membuat buku besar (ledger), yaitu catatan rinci dari setiap akun dalam sistem akuntansi. Buku besar inilah yang nantinya digunakan untuk membuat laporan keuangan.

Tujuan Pencatatan Jurnal Umum

Pencatatan jurnal umum adalah proses yang sangat penting bagi entitas bisnis, karena memiliki beberapa tujuan yang berkaitan dengan keuangan dan operasional bisnis, yaitu:

  • Melacak dan mengontrol transaksi keuangan yang terjadi dalam bisnis

Dengan mencatat transaksi keuangan secara sistematis dan akurat pada jurnal umum, entitas bisnis dapat mengetahui arus masuk dan keluar uang dalam bisnisnya. Hal ini dapat membantu entitas bisnis dalam mengelola kas, menghindari kecurangan, dan mengatasi masalah keuangan yang mungkin timbul.

  • Menyediakan informasi untuk membuat buku besar dan laporan keuangan

Jurnal umum merupakan sumber informasi utama untuk membuat buku besar, yaitu catatan rinci dari setiap akun dalam sistem akuntansi. Buku besar inilah yang nantinya digunakan untuk membuat laporan keuangan, seperti neraca, laporan laba rugi, dan laporan arus kas. Laporan keuangan adalah dokumen yang menunjukkan posisi keuangan, kinerja, dan perubahan keuangan entitas bisnis dalam suatu periode tertentu.

  • Membantu dalam mengambil keputusan strategis berdasarkan data keuangan 

Data keuangan yang tercatat pada jurnal umum dapat digunakan sebagai dasar untuk menganalisis dan mengevaluasi kondisi keuangan dan operasional bisnis. Dengan demikian, entitas bisnis dapat mengambil keputusan strategis yang tepat dan efektif untuk meningkatkan kinerja dan pertumbuhan bisnisnya.

  • Mengevaluasi kinerja keuangan dan operasional bisnis

Dengan mencatat transaksi keuangan pada jurnal umum, entitas bisnis dapat membandingkan antara rencana dan realisasi keuangan dan operasional bisnisnya. Hal ini dapat membantu entitas bisnis dalam menentukan tingkat efisiensi, produktivitas, profitabilitas, dan solvabilitas bisnisnya. Selain itu, entitas bisnis juga dapat mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dihadapi oleh bisnisnya.

  • Memenuhi kewajiban perpajakan dan pelaporan kepada pihak eksternal

 Jurnal umum juga merupakan dokumen penting yang harus disimpan dan dilaporkan oleh entitas bisnis kepada pihak eksternal yang berkepentingan. Dengan memiliki jurnal umum yang lengkap dan akurat, entitas bisnis dapat memenuhi kewajiban perpajakan dengan tepat dan menghindari sanksi administrasi. Selain itu, jurnal umum juga dapat meningkatkan kredibilitas dan reputasi entitas bisnis di mata pihak eksternal, seperti bank, investor, dll.

Isi Jurnal Umum

Jurnal umum biasanya terdiri dari beberapa elemen penting, yaitu:

  • Tanggal transaksi: tanggal ketika transaksi terjadi.
  • Keterangan transaksi: penjelasan singkat tentang transaksi yang terjadi.
  • Nomor referensi: nomor unik yang digunakan untuk mengidentifikasi transaksi.
  • Akun debit: akun yang dicatat pada sisi debit jurnal umum.
  • Akun kredit: akun yang dicatat pada sisi kredit jurnal umum.
  • Jumlah debit: jumlah uang yang dicatat pada akun debit.
  • Jumlah kredit: jumlah uang yang dicatat pada akun kredit.

Berikut ini adalah contoh format jurnal umum:

Tanggal

Keterangan

Nomor Referensi

Akun Debit

Akun Kredit

Jumlah Debit

Jumlah Kredit

1 Juli 2023

Penjualan barang tunai

001

Kas

 

Penjualan

10.000.000

 

10.000.000

2 Juli 2023

Pembelian barang kredit

002

Persediaan

Hutang Dagang

5.000.000

5.000.000

3 Juli 2023

Pembayaran gaji karyawan

003

Beban Gaji

Kas

3.000.000

3.000.000

Cara Membuat Jurnal Umum

Untuk membuat jurnal umum yang benar dan efektif, Anda perlu mengikuti beberapa langkah berikut ini:

  1. Memahami konsep dasar akuntansi, seperti aset, kewajiban, ekuitas, pendapatan, beban, debit, kredit, dll.
  2. Mengumpulkan bukti transaksi, seperti faktur, kwitansi, nota, dll.
  3. Mengidentifikasi transaksi yang terjadi dan menentukan akun-akun yang terpengaruh oleh transaksi tersebut.
  4. Mencatat transaksi pada jurnal umum dengan menggunakan metode pencatatan ganda, yaitu mencatat akun debit dan kredit dengan jumlah yang sama untuk setiap transaksi.
  5. Menyusun jurnal umum secara kronologis atau berurutan sesuai dengan tanggal transaksi.

Berikut ini adalah contoh kasus dan cara membuat jurnal umumnya:

PT ABC adalah perusahaan dagang yang menjual barang-barang elektronik. Pada bulan Juli 2023, PT ABC melakukan beberapa transaksi keuangan sebagai berikut:

  • Pada tanggal 1 Juli 2023, PT ABC menjual barang elektronik senilai Rp20.000.000 secara tunai kepada pelanggan.
  • Pada tanggal 2 Juli 2023, PT ABC membeli barang elektronik senilai Rp15.000.000 secara kredit dari pemasok.
  • Pada tanggal 3 Juli 2023, PT ABC membayar gaji karyawan sebesar Rp5.000.000 secara tunai.

Cara membuat jurnal umum untuk transaksi-transaksi tersebut adalah sebagai berikut:

  • Untuk transaksi penjualan barang elektronik secara tunai, akun yang terpengaruh adalah kas (aset) dan penjualan (pendapatan). Kas bertambah karena menerima uang dari pelanggan, sehingga dicatat sebagai debit. Penjualan bertambah karena menjual barang kepada pelanggan, sehingga dicatat sebagai kredit.
  • Untuk transaksi pembelian barang elektronik secara kredit, akun yang terpengaruh adalah persediaan (aset) dan hutang dagang (kewajiban). Persediaan bertambah karena membeli barang dari pemasok, sehingga dicatat sebagai debit. Hutang dagang bertambah karena belum membayar barang kepada pemasok, sehingga dicatat sebagai kredit.
  • Untuk transaksi pembayaran gaji karyawan secara tunai, akun yang terpengaruh adalah beban gaji (beban) dan kas (aset). Beban gaji bertambah karena membayar gaji kepada karyawan, sehingga dicatat sebagai debit. Kas berkurang karena mengeluarkan uang untuk membayar gaji, sehingga dicatat sebagai kredit.

Jurnal umum untuk transaksi-transaksi tersebut adalah sebagai berikut:

Tanggal

Keterangan

Nomor Referensi

Akun Debit

Akun Kredit

Jumlah Debit

Jumlah Kredit

1 Juli 2023

Penjualan barang elektronik tunai

001

Kas

Penjualan

20.000.000

20.000.000

2 Juli 2023

Pembelian barang elektronik kredit

002

Persediaan

Hutang Dagang

15.000.000

15.000.000

3 Juli 2023

Pembayaran gaji karyawan tunai

003

Beban Gaji

Kas

5.000.000

5.000.000

Kesimpulan

Jurnal umum memiliki beberapa tujuan penting bagi entitas bisnis, seperti melacak dan mengontrol transaksi keuangan, menyediakan informasi untuk membuat buku besar dan laporan keuangan, membantu dalam mengambil keputusan strategis, mengevaluasi kinerja, dan memenuhi kewajiban perpajakan.

Untuk membuat jurnal umum yang benar dan efektif, Anda perlu memahami konsep dasar akuntansi, mengumpulkan bukti transaksi, mengidentifikasi transaksi, dan mencatat transaksi pada jurnal umum dengan menggunakan metode pencatatan ganda.

Jurnal umum merupakan salah satu aspek penting dalam akuntansi yang harus dikuasai oleh setiap entitas bisnis. Namun, jika Anda merasa kesulitan dalam membuat jurnal umum sendiri, Anda dapat memanfaatkan jasa pembukuan dari Associe. Associe adalah perusahaan yang menyediakan layanan pembukuan profesional dan terpercaya untuk membantu Anda dalam mengelola akuntansi Anda dengan efisien dan efektif. Dengan bantuan Associe, Anda dapat menghemat waktu, biaya, dan tenaga dalam membuat jurnal umum.

Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on facebook
Facebook

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *