Logo Associe
  • Ice breaking adalah aktivitas yang bertujuan untuk menghangatkan suasana yang terasa ‘dingin dan beku’, seperti dalam kondisi bosan atau kelelahan.
  • Kegiatan Ice Breaking sering dilakukan di awal presentasi, rapat, atau sesi pelatihan karyawan untuk membangun suasana yang lebih akrab dan nyaman.
  • Ice breaking menawarkan berbagai manfaat seperti menghilangkan kebosanan dan keletihan, melatih peserta untuk berpikir kreatif, meningkatkan kerja sama tim, membangun kepercayaan diri, serta meningkatkan semangat dan konsentrasi peserta dalam melanjutkan aktivitas yang ada.

Kita semua paham bahwa menjalin keakraban dalam tim bisa menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi HR atau Lead yang pengin melihat timnya lebih kompak dan suasana kerja yang asik. Maka dari itu, permainan ice breaking bisa jadi solusi paling oke buat mengatasi itu semua. 

Ice breaking games nggak cuma buat buka suasana kaku, tapi juga membangun keakraban dan kolaborasi di antara anggota tim.

Di artikel ini, kita bakal bahas segala hal tentang ice breaking, mulai dari apa itu, manfaatnya buat karyawan, timing yang pas buat ngelakuin ice breaking, sampai berbagai jenis games kayak tebak-tebakan dan tebak gambar yang bisa diambil sebagai referensi. 

Table of Contents

Pengertian Ice Breaking

Ice breaking adalah aktivitas yang dilakukan buat ngebuat suasana jadi lebih asyik, khususnya di kantor atau seminar. Nah, kata ‘ice breaking’ ini diambil dari Bahasa Inggris buat dipake ngilangin kebosanan dan bikin suasana jadi lebih santai dan asik buat pesertanya.

Tujuan ice breaking itu dibuat untuk ngelunturin ketegangan antar anggota, sehingga setiap orang merasa lebih enak dan siap buat interaksi serta kerjasama dengan lebih mantap.

Selain itu, ice breaking juga buat ngejaga supaya interaksi antara rekan kerja atau peserta kegiatan jadi lebih oke. Dengan suasana yang lebih nyantai, peserta jadi lebih gampang akrab, yang pada akhirnya bantu banget dalam memperkokoh tim dan tingkatkan produktivitas kerja.

Manfaat Ice Breaking untuk Karyawan

manfaat ice breaking

Ice breaking itu punya banyak manfaat keren buat lingkungan kerja. Aktivitas ini bisa ngilangin rasa canggung dan ketegangan di awal pertemuan atau kolaborasi, bikin komunikasi jadi lebih lancar dan asik di antara anggota tim.

Dengan ice breaking, anggota tim bisa merasa lebih dekat satu sama lain dalam waktu singkat. Ini membantu membangun ikatan sosial yang lebih kuat dan kepercayaan yang bikin kerjasama tim jadi lebih lancar. Selain itu, ice breaking menciptakan suasana yang santai dan bebas, ngebantu anggota tim untuk lebih berani berbagi ide-ide kreatif dan inovatif. Jadi, tim bisa lebih segar dalam menghadapi tantangan.

Aktivitas ini juga ngebantu anggota tim untuk lebih paham keahlian, minat, dan latar belakang masing-masing. Dengan begitu, tugas dan peran bisa disesuaikan dengan kemampuan dan kesukaan individu. Ikatan sosial yang terbangun dari ice breaking juga bisa nge-minimalisir potensi konflik. Saling pengertian dan keterikatan yang lebih kuat bikin penanganan perbedaan pendapat jadi lebih konstruktif.

Intinya, ice breaking itu cara yang asik dan efektif buat ningkatin kebersamaan, komunikasi, dan produktivitas dalam tim. Jadi, jangan ragu buat ngejalanin aktivitas ini di rutinitas kerja sehari-hari!

Baca juga: Istilah Sumber Daya Manusia yang kamu wajib tahu!

Kapan Waktu yang Tepat untuk Ice Breaking?

Menentukan timing yang pas untuk ice breaking itu penting banget supaya nggak gangguin jalannya kegiatan utama, lo. 

Sebagai panduan umum, biasanya idealnya sekitar 5-10 menit aja, kayak sesi pemanasan sebelum olahraga biar nggak terlalu lama. Dengan begitu, peserta bisa catch a breath tanpa terlalu lama ninggalin agenda utama.

Salah satu waktu yang bagus untuk ice breaking tuh di awal pertemuan, misalnya di kantor yang biasanya mulai jam 8 pagi. Kalau ice breaking dilakukan sekitar jam 10, bisa jadi cara yang oke buat ngerangsang semangat peserta lagi. Atau, pilihan lainnya bisa jam 12 siang atau setelah makan siang, saat energi udah mulai drop dan butuh penyegaran.

Ingat ya, pilih ice breaking sesuai situasi dan kondisi. Contohnya, kalau acaranya online, pilih permainan yang bisa dimainkan di ruang virtual. Tujuan ice breaking harus jelas, mau bangun kerjasama tim, tambah konsentrasi, atau latih kepekaan terhadap masalah. Dengan tujuan yang jelas, bisa pilih jenis permainan yang pas dan hasilnya memuaskan.

Jenis-Jenis Ice Breaking Games

jenis ice breaking

Berikut adalah beberapa jenis game ice breaking yang seru dan bisa kita coba untuk mencairkan suasana di kantor:

1. Mengisi Tic Tac Toe

Modifikasi permainan tic tac toe klasik untuk dimainkan dalam tim besar di kantor, menguji kecepatan dan ketepatan peserta dalam menjawab pertanyaan.

Cara Bermain:

  • Buatlah 2 kelompok menjadi kelompok silang (X) dan juga kelompok lingkaran (O) yang berisi 5 hingga 6 orang.
  • Tunjuk 1 orang sebagai juru bicara dari tiap kelompok.
  • Pemandu harus menyiapkan tabel tic tac toe di papan tulis atau di sebuah kertas.
  • Untuk mengisi tabel tersebut, tiap kelompok harus menjawab soal yang diberikan pemandu. Kelompok yang tercepat dan menjawab dengan benar diperbolehkan mengisi tabel sesuai nama kelompok yang diberikan.
  • Pemenang dari permainan ini adalah kelompok yang berhasil mengisi tabel secara vertikal, horizontal, atau diagonal.

2. Ucapkan Objek

Permainan ini menguji kemampuan peserta dalam menyebutkan elemen dari objek yang diberikan dengan cepat dan tepat.

Cara Bermain:

  • Kumpulkan seluruh karyawan.
  • Setelah terkumpul, para pemandu akan menyebutkan suatu objek yang nantinya para karyawan akan menyebutkan elemen-elemen dari objek tersebut.
  • Misalnya objek yang ditentukan adalah nama hewan, maka karyawan harus menyebutkan nama-nama hewan seperti kuda, kelinci, dan lain-lain.
  • Para karyawan harus menyebutkan nama objek tersebut sesuai huruf akhir yang disebutkan karyawan sebelumnya. Misalnya karyawan pertama menyebutkan Kuda, maka orang setelahnya harus menyebutkan nama hewan yang diawali dari huruf A.
  • Waktu yang diberikan untuk mengucapkan objek tersebut adalah 5 detik tiap orangnya.

3. Cerita Bergilir

Permainan kolaboratif ini melibatkan peserta dalam menciptakan sebuah cerita bersama dengan cara bergiliran menambahkan satu kalimat.

Cara Bermain:

  • Semua peserta duduk dalam lingkaran.
  • Pemandu memulai cerita dengan satu kalimat, kemudian peserta berikutnya melanjutkan dengan satu kalimat lagi, dan seterusnya.
  • Cerita harus berlanjut tanpa putus sampai semua peserta mendapat giliran.

4. Menebak Kata

Dalam permainan tim ini, peserta harus mendeskripsikan kata tanpa menyebutkan kata tersebut, menguji kemampuan komunikasi dan pemahaman.

Cara Bermain:

  • Peserta dibagi menjadi dua tim.
  • Satu peserta dari tiap tim harus mendeskripsikan kata yang diberikan oleh pemandu tanpa menyebutkan kata tersebut.
  • Tim yang paling banyak menebak dengan benar dalam waktu tertentu menang.

5. Jaring Laba-Laba

Permainan ini membantu mengenal satu sama lain dengan cara melempar bola benang dan membentuk jaring sosial yang menghubungkan semua peserta.

Cara Bermain:

  • Pemandu memegang bola benang dan mengucapkan sesuatu tentang dirinya lalu melempar bola ke peserta lain.
  • Peserta yang menerima bola harus mengucapkan sesuatu tentang dirinya dan melempar bola ke peserta lain.
  • Bola benang akan membentuk jaring yang menghubungkan semua peserta.

6. Mencari Pasangan

Peserta harus mencari pasangan dari kartu yang diberikan, misalnya gambar dan nama hewan, untuk menemukan pasangan yang cocok.

Cara Bermain:

  • Setiap peserta diberi kartu yang berpasangan (misalnya, gambar hewan dan nama hewan).
  • Peserta harus mencari pasangan kartunya dalam waktu yang ditentukan.
  • Pemenangnya adalah peserta yang berhasil menemukan pasangan dengan cepat.

7. Simulasi Badai

Permainan ini menguji konsentrasi dan ketangkasan peserta dalam mengikuti instruksi bergerak ke kanan atau kiri saat badai datang.

Cara Bermain:

  • Peserta berdiri dalam lingkaran.
  • Pemandu memberikan instruksi untuk bergerak ke kanan atau kiri dengan mengatakan “badai datang dari kanan/kiri”.
  • Peserta harus bergerak sesuai instruksi, dan peserta yang salah langkah harus keluar dari lingkaran.

8. Menara Kertas

Tim harus bekerja sama untuk membangun menara tertinggi menggunakan kertas dan selotip dalam waktu yang ditentukan.

Cara Bermain:

  • Setiap tim diberikan kertas dan selotip.
  • Tujuannya adalah membangun menara tertinggi dalam waktu tertentu hanya dengan bahan yang diberikan.
  • Pemenang adalah tim dengan menara tertinggi yang berdiri kokoh.

9. Mencari Kata Tersembunyi

Peserta harus menemukan kata-kata yang disembunyikan dalam paragraf atau gambar dalam waktu yang ditentukan.

Cara Bermain:

  • Pemandu menyiapkan kata-kata yang disembunyikan dalam paragraf atau gambar.
  • Peserta harus menemukan semua kata dalam waktu yang ditentukan.
  • Peserta yang menemukan paling banyak kata menang.

10. Tebak Gambar

Dalam tim, satu peserta menggambar petunjuk yang diberikan tanpa berbicara, sementara tim lainnya harus menebak gambar tersebut.

Cara Bermain:

  • Peserta dibagi menjadi tim.
  • Setiap tim bergiliran menggambar petunjuk yang diberikan tanpa berbicara.
  • Tim lainnya harus menebak apa yang digambar dalam waktu tertentu.

11. Nama Berantai

Permainan ini menguji ingatan peserta dengan cara menyebutkan nama mereka dan mengulang nama peserta sebelumnya dalam urutan.

Cara Bermain:

  • Peserta duduk dalam lingkaran.
  • Peserta pertama mengucapkan namanya, peserta kedua mengulangi nama pertama dan menambahkan namanya sendiri, dan seterusnya.
  • Permainan berlanjut sampai semua peserta menyebutkan rangkaian nama dengan benar.

12. Pertanyaan Kilat

Peserta harus menjawab pertanyaan cepat dari pemandu tanpa berpikir panjang, mengungkapkan preferensi pribadi mereka.

Cara Bermain:

  • Pemandu menyiapkan daftar pertanyaan cepat (misalnya, “Apakah Anda lebih suka teh atau kopi?”).
  • Peserta harus menjawab dengan cepat tanpa berpikir panjang.
  • Permainan ini membantu mengenal preferensi rekan kerja dengan cepat.

13. Siapa Saya?

Peserta menebak identitas tokoh terkenal yang tertulis di dahi mereka dengan bertanya pada peserta lain dengan pertanyaan ya/tidak.

Cara Bermain:

  • Setiap peserta diberikan nama tokoh terkenal yang ditempelkan di dahi mereka tanpa melihat.
  • Mereka harus bertanya pada peserta lain dengan pertanyaan ya/tidak untuk menebak siapa mereka.
  • Pemenang adalah peserta yang berhasil menebak identitasnya dengan benar.

14. Balon Pop

Peserta duduk di balon hingga meletus dan menyelesaikan tugas atau menjawab pertanyaan yang ada di dalam balon.

Cara Bermain:

  • Setiap peserta diberi balon yang diisi dengan pertanyaan atau tantangan.
  • Mereka harus duduk di balon hingga meletus dan menyelesaikan tugas di dalamnya.
  • Permainan berlanjut sampai semua balon meletus dan tugas selesai.

15. Pertanyaan Bingo

Peserta harus menemukan orang yang sesuai dengan setiap kotak dalam kartu bingo yang berisi fakta menarik tentang peserta.

Cara Bermain:

  • Siapkan kartu bingo dengan fakta menarik tentang peserta (misalnya, “Pernah ke luar negeri”, “Suka makan pedas”).
  • Peserta harus mencari orang yang sesuai dengan setiap kotak.
  • Pemenang adalah peserta pertama yang mengisi semua kotak bingo.

16. Menggambar Tanpa Melihat

Peserta harus menggambar objek yang diberikan pemandu tanpa melihat kertas, menguji kemampuan mereka dalam visualisasi dan motorik.

Cara Bermain:

  • Setiap peserta diberi kertas dan pensil.
  • Mereka harus menggambar objek yang diberikan pemandu tanpa melihat kertas.
  • Pemenang adalah peserta dengan gambar paling mirip dengan objek aslinya.

17. Jaring Pertanyaan

Peserta melempar bola benang kepada peserta lain sambil mengajukan pertanyaan, membentuk jaring sosial dengan jawaban yang menghubungkan semua peserta.

Cara Bermain:

  • Pemandu melempar bola benang kepada peserta sambil mengajukan pertanyaan.
  • Peserta yang menerima bola harus menjawab pertanyaan dan melempar bola ke peserta lain dengan pertanyaan baru.
  • Permainan berlanjut sampai semua peserta mendapat giliran.

18. Menulis Cerita Berantai

Peserta menulis satu kalimat cerita pada selembar kertas dan melipatnya sehingga hanya kalimat terakhir yang terlihat, lalu diberikan kepada peserta berikutnya untuk melanjutkan cerita.

Cara Bermain:

  • Setiap peserta menulis satu kalimat cerita pada selembar kertas dan melipatnya sehingga hanya kalimat terakhir yang terlihat.
  • Kertas tersebut diberikan kepada peserta berikutnya untuk melanjutkan cerita.
  • Permainan berlanjut sampai semua peserta menulis bagian cerita.

19. Nama dan Gerakan

Peserta mengucapkan nama dan membuat gerakan unik, kemudian peserta berikutnya harus mengulangi semua nama dan gerakan sebelumnya sebelum menambahkan nama dan gerakan mereka sendiri.

Cara Bermain:

  • Setiap peserta menyebutkan nama dan membuat gerakan unik.
  • Peserta berikutnya harus menyebutkan nama dan gerakan semua peserta sebelumnya sebelum menyebutkan nama dan gerakan mereka sendiri.
  • Permainan berlanjut sampai semua peserta melakukan gerakan dengan benar.

20. Tebak Lagu

Pemandu memutar potongan lagu singkat dan peserta harus menebak judul lagu serta penyanyinya.

Cara Bermain:

  • Pemandu memutar potongan lagu singkat.
  • Peserta harus menebak judul lagu dan penyanyinya.
  • Peserta dengan tebakan paling banyak benar menang.

Dengan beragam pilihan ini, kita bisa membuat suasana kantor menjadi lebih hangat dan kolaboratif. Kita harus ingat, tujuan utama dari ice breaking adalah untuk membuat semua orang merasa lebih nyaman dan siap untuk bekerja sama dengan lebih baik.

Langkah-langkah Ice Breaking di Kantor

Kita semua tahu betapa pentingnya menjaga semangat tim di kantor. Ice breaking bisa menjadi cara yang efektif untuk menghilangkan kejenuhan dan meningkatkan produktivitas. Berikut adalah beberapa langkah yang bisa kita ikuti untuk melaksanakan ice breaking yang sukses di kantor.

1. Tentukan Tujuan Ice Breaking

Pertama, penting untuk menentukan tujuan dari ice breaking. Apakah untuk memperkenalkan anggota baru, meningkatkan kerja sama tim, atau sekadar memberi energi kembali kepada tim? Mengetahui tujuan akan membantu memilih jenis aktivitas yang paling sesuai.

2. Pilih Waktu yang Tepat

Waktu pelaksanaan juga krusial. Idealnya, ice breaking dilakukan saat energi tim mulai menurun, seperti setelah beberapa jam kerja atau setelah istirahat makan siang. Ini akan membantu menyegarkan kembali semangat tim.

3. Gunakan Peralatan Sederhana

Pilih aktivitas yang tidak memerlukan banyak peralatan atau persiapan yang rumit. Aktivitas sederhana akan memudahkan semua orang untuk berpartisipasi dan mengurangi hambatan untuk menyenangkan.

4. Pastikan Keselamatan Peserta

Keselamatan adalah prioritas. Pastikan semua games yang dipilih aman untuk dilakukan di lingkungan kantor dan tidak menimbulkan risiko cedera.

5. Sisipkan Nilai Edukasi

Selain menyenangkan, idealnya ice breaking juga mengandung unsur edukatif yang bisa memperkaya pengetahuan atau keterampilan tim, seperti kreativitas, kerja sama, atau kepemimpinan.

6. Perhatikan Durasi

Jangan biarkan ice breaking mengambil alih waktu kerja utama. Aktivitas ini sebaiknya berlangsung singkat dan padat, sekitar 5-10 menit, agar tidak mengganggu produktivitas kerja.

Dengan mengikuti langkah-langkah ini, kita bisa melaksanakan ice breaking yang tidak hanya menyenangkan tapi juga bermanfaat untuk meningkatkan kinerja dan kekompakan tim.

Kesimpulan

Menciptakan suasana kerja yang nyaman dan kolaboratif itu penting banget buat membangun tim yang kompak dan produktif.

Sepanjang artikel ini, kita udah bahas berbagai game ice breaking yang nggak cuma seru tapi juga efektif buat mecahin kebekuan, ningkatin keakraban, dan bantu kolaborasi. Dengan 20 ide permainan yang udah dibagikan, HR atau Lead punya banyak pilihan buat milih aktivitas yang paling sesuai sama kebutuhan dan kondisi tim mereka. Jadi, setiap momen bareng nggak cuma jadi kesempatan buat kerja, tapi juga buat saling kenal dan ngebangun hubungan yang lebih kuat.

Dalam praktiknya, kegiatan ice breaking ini menunjukkan bahwa investasi pada kualitas interaksi tim dapat berdampak luas, mulai dari meningkatnya produktivitas hingga pembentukan lingkungan kerja yang penuh dukungan dan kreativitas. 

Oleh karena itu, penting untuk meluangkan waktu guna merencanakan dan melaksanakan ice breaking dengan efektif, memastikan bahwa setiap anggota tim merasa dihargai dan terlibat.

Untuk perusahaan yang mencari dukungan lebih lanjut dalam pengembangan strategi HR yang efektif, termasuk pelaksanaan ice breaking, Associe.co.id sebagai Konsultan HR Management dapat membantu dalam mengatasi solusi HR, menjadikan proses pembentukan tim yang solid dan produktif menjadi lebih mudah dan menyenangkan. Melalui pendekatan yang tepat, kita dapat membangun tim yang tidak hanya bekerja bersama, tapi juga tumbuh dan berkembang bersama.